Banjarmasinpost.co.id
Rabu, 10 Maret 2010 | 24 Rabiul Awal 1431 H
Proaktif dan Positif
Senin, 9 Februari 2009 | 00:45 WITA
Dibaca 15 kali
Cetak Artikel
Cetak Artikel

Oleh: Nasrullah Wahyudin
Mahasiswa

“Waduh, sebentar lagi UN, bakal stres dah.” Mungkin itu pikiran sebagian pelajar. UN seakan menjadi sesuatu yang paling menakutkan sehingga membuat stres. Semua pelajar mesti lulus UN yang menjadi syarat mutlak kelulusan, dan sekolah pun melaksanakan try out UN untuk mempersiapkan siswa.

Uji coba UN menjadi topik penting akhir-akhir ini, karena tujuan akhir kita ingin lulus, berhasil dalam belajar dan berprestasi, serta berkarier. Kita urutkan tujuan kita nanti adalah lulus SMP dengan nilai tinggi, agar bisa masuk SMU favorit atau unggulan yang mempunyai sistem pendidikan dan berfasilitas baik. Selanjutnya lulus SMU dengan dengan kondisi seperti di atas yang akhirnya bisa memasuki Perguruan Tinggi Negeri dan lulus dengan nilai sangat memuaskan, yang akhirnya juga mempermudah kita mencari pekerjaan di kemudian hari. Tujuan akhir dari semuanya adalah kebebasan dalam meraih pendidikan, prestasi, dan karier. Saya yakin kondisi di atas adalah impian semua pelajar dan orangtuanya. Oleh karena itu persiapkan diri untuk menghadapi UN sebaik mungkin.

Semua orang di lingkungan kehidupan siswa memiliki andil dan peran terhadap keberhasilan mereka. Lingkungan sekolah, pergaulan pelajar sendiri pada kesehariannya dan keluarga, paling memberikan pengaruh. Di sanalah sebagian besar waktu pelajar dalam kesehariannya. Dituntut peran serta secara proaktif dan positif bagi orangtua terhadap keberhasilan belajar anak.

Bagaimana menanggapi UN? Hadapi dengan proaktif dan positif, itu salah satu dari berbagai cara yang bisa kita lakukan. Bagi siswa, membuat rencana kecil yang bertujuan besar. Misal: kurangi waktu bermain dan bergaul, agar mereka belajar lebih maksimal. Jauh-jauh hari menetapkan tahapan yang ingin dicapai dari bagian yang kecil seperti memperkuat pelajaran Bahasa Inggris selanjutnya pelajaran lain, karena sistem belajar yang serampangan apalagi sks (sistem kebut semalam) tidak akan memberikan hasil yang baik.

Bagi orangtua pelajar, memberikan edukasi dalam belajar menetapkan tujuan dan membuat rencana. Bantu anak menetapkan tujuan, ingin seperti apa nanti dan kondisi yang diharapkan.

Dapatkan kabar Banua terbaru di genggaman anda di: http://banjarmasinpost.co.id/mobile di mana saja melalui ponsel anda
Bermasalah dengan Langganan Koran?
Hubungi : 0811 5000 117 atau Telepon: 0511 (3354370)

PEMBACA setia BPost, silakan sampaikan keluhan, saran dan kritik Anda terhadap public service atau masalah pembangunan di banua kita, secara singkat, cerdas dan santun melalui SMS ke nomor (0511) 7445000. Caranya: Ketik HOT (isi SMS Anda)

Keep this article in your social bookmark:

Baca Juga Berita Lainnya
POSTING KOMENTAR ANDA:
Nama (required)
Email (required)
Alamat
Isi Komentar
Security Code (required)
Disclaimer : Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort